Spot: Curug Cikanteh, Curug Cisodong | Sumber: Foto Instagram oleh @manggalih
Geopark Ciletuh - Palabuhanratu - Pada tahun 2015 Geopark (Taman Bumi) Ciletuh - Palabuhanratu ditetapkan sebagai Geopark Nasional dan kemudian pada tanggal 12 April 2018 resmi ditetapkan sebagai Situs Warisan Dunia oleh UNESCO pada sidang Executive board UNESCO di Paris, Perancis.
Bukan tanpa alasan, dalam kurun waktu 5 tahun Geopark Ciletuh - Palabuhanratu diakui oleh UNESCO menjadi Ciletuh - Palabuhanratu UNESCO Global Geopark (UGG) karena di daerah ini terdapat Keanekaragaman Hayati, Keanekaragaman Budaya, dan Keanekaragaman Geologi langka yang dikategorikan menjadi 3 zona, yaitu: Zona subduksi batuan terangkat (proses subduksi yang serupa pada zama kapur sekitar 145-66 juta tahun lalu), Bentang dataran tinggi Jampang, dan Pergeseran zona magmatik kuno.
Geopark Ciletuh - Palabuhanratu - Nama Ciletuh sendiri diambil dari nama Sungai Ciletuh yang bermuara di Pantai Palangpang (Teluk Ciletuh), dan Palabuhanratu menurut legenda lokal kuno adalah tempat Ratu yang menjatuhkan diri ke laut dan kini menjadi Ratu penjaga Laut Selatan karena kawasan situs geologi ini berhadapan langsung dengan Laut Selatan (Samudera Hindia).
Bukan tanpa alasan, dalam kurun waktu 5 tahun Geopark Ciletuh - Palabuhanratu diakui oleh UNESCO menjadi Ciletuh - Palabuhanratu UNESCO Global Geopark (UGG) karena di daerah ini terdapat Keanekaragaman Hayati, Keanekaragaman Budaya, dan Keanekaragaman Geologi langka yang dikategorikan menjadi 3 zona, yaitu: Zona subduksi batuan terangkat (proses subduksi yang serupa pada zama kapur sekitar 145-66 juta tahun lalu), Bentang dataran tinggi Jampang, dan Pergeseran zona magmatik kuno.
Geopark Ciletuh - Palabuhanratu - Nama Ciletuh sendiri diambil dari nama Sungai Ciletuh yang bermuara di Pantai Palangpang (Teluk Ciletuh), dan Palabuhanratu menurut legenda lokal kuno adalah tempat Ratu yang menjatuhkan diri ke laut dan kini menjadi Ratu penjaga Laut Selatan karena kawasan situs geologi ini berhadapan langsung dengan Laut Selatan (Samudera Hindia).
LOKASI GEOPARK CILETUH - PALABUHANRATU
Geopark Ciletuh - Palabuhanratu mempunyai luas sekitar 128.000 Hektare, terletak di Kabupaten Sukabumi bagian selatan Provinsi Jawa Barat yang terdiri dari 8 Kecamatan antara lain: Kota sekaligus Kecamatan Palabuhanratu, Kecamatan Cisolok, Kecamatan Cikakak, Kecamatan Simpenan, Kecamatan Waluran, Kecamatan Ciemas, Kecamatan Ciracap, dan Kecamatan Surade, atau terdiri dari 74 Desa/Kelurahan. Untuk mencapai lokasi, Situs Warisan Dunia ini berjarak sekitar 169 Km dari Jakarta, dan 184 Km dari Bandung.
Untuk pusat lokasi Geopark Ciletuh - Palabuhanratu yaitu berpusat di Pantai Palangpang, Desa Ciwaru, Kecamatan Ciemas. Dan untuk pusat informasinya berlokasi di Pantai Citepus, Kecamatan Palabuhanratu.
Untuk pusat lokasi Geopark Ciletuh - Palabuhanratu yaitu berpusat di Pantai Palangpang, Desa Ciwaru, Kecamatan Ciemas. Dan untuk pusat informasinya berlokasi di Pantai Citepus, Kecamatan Palabuhanratu.

Akses jalan bagus ga
ReplyDelete